Wintechmobiles.com – Pameran Consumer Electronics Show 2026 di Las Vegas kembali menampilkan perangkat dengan konsep tidak biasa. Salah satu produk yang mencuri perhatian datang dari Hewlett-Packard.
HP memperkenalkan EliteBoard G1a, sebuah PC mini yang menjalankan Windows 11 dan hadir dalam wujud papan ketik. Sekilas, perangkat ini terlihat seperti keyboard desktop standar berwarna hitam dengan tombol lengkap dan number pad.
Di balik bodinya, EliteBoard G1a merupakan komputer utuh berkonsep All-in-One PC. Perangkat ini ditenagai prosesor AMD Ryzen AI 300 Pro yang sudah terintegrasi kemampuan kecerdasan buatan.
HP EliteBoard G1a juga masuk kategori Copilot Plus PC. Hal tersebut dimungkinkan berkat keberadaan NPU dengan performa hingga 50 TOPS.
HP menjelaskan bahwa konsep PC berbentuk keyboard ini terinspirasi dari pola kerja hybrid. Banyak pengguna laptop bekerja dengan kondisi layar tertutup dan mengandalkan monitor eksternal.
Melihat kebiasaan tersebut, HP memindahkan seluruh komponen utama PC ke dalam keyboard. Dengan pendekatan ini, pengguna tidak lagi harus membawa laptop dan cukup menghubungkan EliteBoard G1a ke monitor.
Konsep tersebut membuat perangkat ini menyerupai Raspberry Pi 500. Namun, kemampuan All-in-One PC HP ini berada di level yang jauh lebih tinggi karena mampu menjalankan Windows 11 secara penuh.
Dukungan AI generatif dari Microsoft Copilot juga menjadi pembeda utama. Fitur ini memperkuat posisi EliteBoard G1a sebagai perangkat produktivitas modern.
HP menawarkan beberapa opsi prosesor untuk EliteBoard G1a. Pilihannya mencakup Ryzen AI 5 330 Pro, Ryzen AI 5 340 Pro, hingga Ryzen AI 7 350 Pro.
Untuk pengolahan grafis, perangkat ini mengandalkan GPU terintegrasi AMD Radeon 860M. Kombinasi tersebut ditujukan untuk kebutuhan kerja harian hingga pemrosesan berbasis AI.
EliteBoard G1a mendukung komponen standar laptop yang dapat di-upgrade secara mandiri. Pengguna bisa memasang RAM DDR5-5600 SODIMM hingga kapasitas 64 GB.
Media penyimpanan yang didukung berupa SSD NVMe M.2 PCIe 4.0 dengan kapasitas maksimal 2 TB. Fleksibilitas ini memberi ruang peningkatan performa di masa depan.
Untuk konektivitas, All-in-One PC HP ini mendukung Wi-Fi 6E maupun Wi-Fi 7. Bluetooth tersedia hingga versi 6.0, serta port USB4 disematkan untuk kebutuhan eksternal.
Melalui USB4, EliteBoard G1a mampu menggerakkan hingga empat monitor 4K pada refresh rate 60 Hz. Fitur ini memperkuat fungsinya sebagai PC kerja berbasis desktop.
EliteBoard G1a turut dibekali baterai internal berkapasitas 32 Wh. HP mengklaim daya tahannya mencapai sekitar 3,5 jam pemakaian.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Keberadaan baterai ini memungkinkan PC berbentuk keyboard tersebut digunakan secara portabel tanpa koneksi listrik dalam waktu terbatas.
Nilai jual lain dari HP EliteBoard G1a terletak pada desainnya yang mudah dibongkar. Bagian atas keyboard dapat dilepas untuk keperluan servis.
Panel bawah dirancang agar akses ke kipas pendingin dan komponen utama menjadi lebih cepat. HP menyebut penggantian modul keyboard seberat 1,5 kilogram dapat dilakukan dalam waktu sekitar 10 menit.
EliteBoard G1a hadir dalam dua varian. Tersedia model dengan kabel USB-C permanen dan versi dengan kabel yang dapat dilepas.
Perbedaan tersebut memengaruhi jumlah port yang tersedia. Namun secara fungsi, kedua varian tetap menawarkan pengalaman yang hampir sama.
HP belum mengungkap harga serta jadwal ketersediaan perangkat ini. Meski demikian, EliteBoard G1a sudah meraih CES Innovation Award 2026.
Kehadiran All-in-One PC berbentuk keyboard ini menunjukkan pendekatan desain baru dari HP. Perangkat ini menegaskan bahwa PC tidak selalu harus tampil seperti laptop atau desktop konvensional.







