Elon Musk Tantang Pro Player League of Legends untuk Lawan Grok 5

Posted on

Elon Musk menantang pro player League of Legends, untuk menghadapi model kecerdasan buatan (AI) terbaru dari perusahaannya xAI bernama Grok 5. Rencananya pertandingannya akan diselenggarakan pada tahun depan.

Untuk membuat duel ini terasa adil, Elon Musk akan menyesuaikan Grok 5 berdasarkan dua hal berikut, dikutip dari X, Jumat (28/11/2025).

“Perlu diketahui, Grok 5 dirancang untuk dapat memainkan game apa pun hanya dengan membaca instruksi dan bereksperimen,” kata Elon Musk.

Tantangan tersebut disampaikannya melalui postingan X pada 25 November 2025. Sejak artikel ini dibuat, postingannya telah dilihat 21,9 juta kali, mendapatkan 5.991 repost, 1.481 quotes, 78,9 ribu likes, dan 7.413 bookmarks.

Tentunya hal ini menarik perhatikan komunitas League of Legends, termasuk sang juara Worlds 2025, T1. Tim League of Legends terbaik dan terkuat di dunia itu memberikan respon, yang menyatakan kesiapannya bila Elon Musk ingin mengajak mereka bertanding.

We are ready👍 R U?,” tulis T1.

Selain T1, mantan pro player dan streamer League of Legends, Eugene Park alias Pobelter, juga menyampaikan ketertarikannya bila memang dibutuhkan dalam duel maut antara manusia vs AI ini.

Senang sekali bisa membantu dan berbagi wawasan sebagai mantan pemain pro liga. Saya pikir AI vs Dota 2 sangat menarik dan selalu ingin melihatnya melawan League,” ujar Pobelter.

Seperti yang dikatakan Pobelter, ini bukan pertama kalinya pro player berhadapan dengan AI. Pada 5 Agustus 2018, pro player Dota 2 melawan tim AI yang dikembangkan oleh OpenAI.

Saat itu, tim pro player Dota 2 tersebut berhasil dikalahkan dalam dua pertandingan. Menurut salah satu pemain yang ditumbangkan, tim AI milik OpenAI mempunyai cara bermain yang berbeda dan belum pernah dilihat sebelumnya.

“Apa yang mereka lakukan benar-benar berbeda. Pendekatannya hampir tidak masuk akal,” kata Austin Walsh.

Tentunya ini menjadikan pertandingan antar Grok 5 vs tim profesional League of Legends sangat dinantikan. Banyak yang penasaran, apakah AI dapat mengalahkan tim hebat, apalagi sekelas T1 yang merupakan juara dunia. Terlebih lagi, T1 memiliki pemain League of Legends terbaik sepanjang masa, yakni Lee Sang-hyeok alias Faker.